Tagar 'Tangkap Edhie Baskoro' Ramai usai KLB Demokrat Digelar, Kerjaan Buzzer?

Terkini.id, Jakarta - Tangkap Edhie Baskoro ramai berseliweran di platform Twitter. Tagar ini ramai usai digelarnya KLB Demokrat yang memang sedang disoroti publik.

Banyak warganet yang menuding bahwa Edhie Baskoro terlibat kasus korupsi Hambalang dan e-KTP.

Seperti warganet dengan nama akun @ddaazzling yang mengunggah foto Ibas (panggilan akrab Edhie Baskoro) dengan tulisan.

Unggahan warganet dengan tagar Tangkap Edhie Baskoro.

"Pada sekitar Maret 2013, Yulianis mengungkapkan bahwa Ibas dalam catatan pengeluaran perusahaan tercantum menerima 200 ribu Dolar pada saat Kongres Partai Demokrat di Bandung 2010. Yulianis yang juga anak buah M Nazaruddin itu meyakini, bahwa uang tersebut juga berasal dari penggarapan proyek perusahaan Permai Group," tulisan dalam foto itu.

Tak hanya itu, akun dengan nama @jeng_miya juga menunggah foto yang bertuliskan "Segera usut kasus Ibas terkait e-KTP dan Hambalang," tulisan yang tertera pada foto tersebut.

Namun, tak sedikit juga yang mengatakan bahwa ini merupakan kerjaan buzzer.

Seperti akun @Pramukti5 yang menuliskan "Demi apapun buat ngerampok partai lain sampai ada tagar beginian, kalau lo nyuruh Edhie Baskoro ditangkep gegara terlibat e-KTP, lo sama aja jerumusin putri cantik PDIP tukang mute hey buzzer #tangkapedhiebaskoro," tulis akun itu.

Ada juga akun @poncoizhere yang menuliskan "Halah buzzer kok goblok banget, bikin meme kok satu pabrikan. Kalau pintar gak jadi buzzer sih emang. Hahaha #tangkapedhiebaskoro," tulis akun tersebut.

Sebelumny, KLB Demokrat dilaksanakan pada Jumat, 5 Maret 2021 di Deli Serdang, Sumatera Utara dalam rangka melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) dari posisi Ketua Umum Partai Demokrat.

KLB itu mengangkat Moeldoko sebagai Ketua Umum periode 2021-2025, dan Marzuki Alie sebagai Ketua Dewan Pembina Partai Demokrat.

Namun, pihak Demokrat sendiri mengatakan bahwa KLB ini ilegal karena tak mengantongi izin dari Susilo Bambang Yudhoyono (SBY) selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.