Nazaruddin Diduga adalah Sosok yang Biayai Acara KLB Demokrat di Sumut, Benarkah?

Terkini.id, Jakarta - Partai Demokrat menduga bahwa Mantan Bendahara Umum Partai Demokrat, M Nazaruddin merupakan sosok yang membiayai penyelenggaraan Kongres Luar Biasa (KLB) di Deli Serdang, Sumatera Utara.

Hal ini disampaikan oleh Wakil Sekretaris Jenderal Partai Demokrat kubu Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) Renanda Bachtar.

"Ya tentu ada dana awal patungan. Kita lihat ada M Nazaruddin di lokasi. Mungkin yang membiayai awal," ujarnya, dikutip dari Pikiran Rakyat, Sabtu 6 Maret 2021.

"Tapi tidak mungkin lah mereka membiayai acara sebesar itu jadi kuat dugaan kami jadi memang ini ada kerja sama pihak eksternal. Tentu saja," imbuhnya.

Kepala Kantor Staf Kepresidenan Moeldoko, katanya, tidak menginap di hotel tempat penyelenggaraan kongres tersebut.

Namun, ia mengatakan bahwa Moeldoko mempunya kamar untuk sekadar transit selama acara tersebut berlangsung.

Bachtar juga mengatakan bahwa Moeldoko awalnya berangkat dengan pesawat bisnis bersama stafnya.

Akan tetapi karena sudah bocor perihal keberangkatannya, Moeldoko berangkat menggunakan jet pribadi.

"Pak Moeldoko berangkat dengan stafnya. Dengan pesawat bisnis. Berangkat dengan stafnya. Namun karena situasinya sudah Kita bocorkan akhirnya beliau memutuskan naik pesawat jet pribadinya," kata Bachtar.

Diketahui sebelumnya, Moeldoko telah ditetapkan sebagai Ketua Umum Partai Demokrat periode 2021-2025 melalui kongres tersebut.

Kongres ini melengserkan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) yang merupakan Ketua Umum partai berlogo bintang mersi itu.

Namun, kongres ini dinilai ilegal dan abal-abal karena tanpa persetujuan Susilo Bambang Yudhoyono selaku Ketua Majelis Tinggi Partai Demokrat.

"Sebelum mengangkat KSP Moeldoko menjadi ketua umum Partai Demokrat ilegal AD dan ART diubah dan diganti dengan AD/ART versi Deli Serdang sehingga pengobatan Moeldoko dianggap sah. Pertanyaannya? apa bisa begitu?" ujar SBY.